Banjir Jawa Timur dan Jawa Tengah

Menjelang akhir Desember 2007 dan menatap tahun 2008, Indonesia kembali terhentak oleh musibah banjir besar. Sebelumnya banjir sangat identik dengan ‘Jakarta’, namun kini banjir sudah membabi buta dan menghantam daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah, khususnya disepanjang aliran sungai Bengawan Solo.

Korban pun berjatuhan. Dari data surya online, untuk daerah Solo saja tercatat 40 ribu orang menjadi pengungsi. Ditambah sekitar 50 ribu orang pengungsi didaerah Pacitan (sumber : antara). Banjir kali ini merupakan yang terbesar sejak banjir tahun 1966 yang menimpa area sepanjang sungai Bengawan.

Mengapa bencana seperti tidak mau berhenti?Jawabannya adalah alam telah murka kepada manusia Indonesia yang sudah jauh dari sunnatullah. Manusia Indonesia yang kini sudah tidak ramah lagi dengan alam. Yang sudah tidak mampu lagi bercanda dan bersahabat dengan alam. Cakar-cakar alam raewani, nabati, dan hewani telah begitu kuat mencengkram setiap jiwa manusia Indonesia. Sehingga terpancarlah dari wajah-wajah kita tatapan-tatapan alam dibawah alam jasmaniah.

Lalu sampai kapan kita akan begini??

ngawi12.jpg

One Response

  1. Giliran Pasuruan yang ditenggelamkan….

    Kamis, 31 Januari 2008 | 09:00 WIB
    PASURUAN, KAMIS – Sebagian aktivitas perekonomian dan pemerintahan di Kabupaten dan Kota Pasuruan lumpuh. Hampir seluruh pasar, bank dan kantor pemerintahan terendam banjir yang hingga Kamis (31/1) pagi belum surut.

    Menurut data yang diperoleh Surya, sejumlah bank swasta dan pemerintah memutuskan berhenti operasi, di antaranya Bank Bukopin di Jalan Pahlawan, Bank BCA di Jalan Soekarno Hatta dan Bank BNI di Jalan Balaikota. Bank-bank itu rata-rata terendam satu meter.

    Sementara itu, seluruh lantai I Kantor Pemerintah Kabupaten Pasuruan tenggelam. Pagar kantor yang berimpitan dengan bibir Sungai Gembong jebol diterjang arus sungai yang begitu deras. Kalau pun tidak jebol, kantor di Jalan Hayam Wuruk itu tetap tenggelam karena jaraknya terlalu dekat dengan sungai itu.

    Sejumlah sekolah yang sebenarnya tidak sedang libur terpaksa meliburkan diri, karena terendam air sejak semalam. Sekolah ini berdampingan dengan Kantor Pemkab Pasuruan. Kantor Pemerintah Kota Pasuruan di Jalan Pahlawan pagi ini bernasib sama, tidak beroperasi, karena seluruh lantai pertamanya terendam.

    Dilaporkan juga nyaris seluruh wilayah ini tidak dialiri listrik sejak semalam. Sedangkan suasana kota menjadi begitu mengerikan karena air mengalir sangat deras di jalan-jalan. Dari berbagai sudut kota terdengar kabar orang hanyut. Tetapi hingga sekarang belum ada satu pun yang ditemukan.(Surya/Ari Yoenianto)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: