Anakku Lahir !!!

Rabu pagi itu aku dikagetkan teriakan istriku dari kamar mandi. Akupun bersegera menuju kamar mandi, disana aku dikejutkan dengan banyaknya cairan bening yang merembes keluar diantara rok dan kaki istriku. Kami agak kebingungan,sebelum mertuaku bilang bahwa itu adalah bukaan pertama dalam proses melahirkan. Akupun bahagia bercampur bingung. Cepat-cepat aku shalat Subuh dan meminta istriku bersiap-siap karena akan segera kubawa ke bidan Yayah. Dari hasil pemeriksaan, bidan meminta saya menunggu sampai dengan pkl.15.00 untuk memastikan proses ‘bukaan’ berjalan normal. Akupun meninggalkan istriku di rumah bidan lalu masuk kerja seperti biasa.

Kira-kira pkl.11.00 istriku kirim ‘sms’ dan meminta aku menungguiku di rumah bidan karena air ketuban sudah pecah. Akupun meminta ijin untuk pulang lebih awal. Setelah bertemu dengan bidan,dari beliau menginformaiskan bahwa proses ‘bukaan’ yang mestinya sampai 10 tahapan hanya berhenti pada proses 2, sehingga harus dirujuk ke RS. Aku meminta untuk dirujuk ke RSI Asshobirin saja karena sering periksa rutin dengan dr Jasran di RS tersebut. Sekitar pkl.16.30 proses induksi mulai dijalankan untuk mendorong proses persalinan normal. Istriku mulai merasakan sakit mules yang luar biasa akibat proses tersebut. Aku meminta kepadanya untuk menguatkan diri dan sabar karena inilah prosesnya. Sekitar pkl.19.45, dr Jasran datang dan memeriksa keadaan istriku. Saat diperiksa, istriku berteriak-teriak kesakitan. Keringat mengucur dari wajahnya menahan sakit yang luar biasa.

Dokter Jasran memanggilku masuk ruangan dan beliau mengatakan bahwa posisi bayi masih jauh,sehingga diperlukan tenaga yang kuat dan sepertinya istriku dalam keadaan lemah. Penyakit asma dan batuk yang kebetulan kambuh juga menjadi sebab sehingga dr Jasran memberi alternatif untuk ‘cesar’. Namun dokter tidak memaksaku untuk langsung menyetujui,dan aku meminta proses induksi kembali dilakukan selama 2 jam kedepan.

Kira-kira pkl.21.30 aku gak tahan melihat istriku menahan sakit yang luar biasa dari proses induksi yang dilanjutkan. Setelah musyawarah dengan saudara,orang tua, dan mertua akhirnya aku putuskan untuk dilakukan operasi cesar terhadap istriku.

Sekitar pkl.23.00 operasi mulai dilaksanakan. Aku kemudian menuju mushola kecil disamping ruang operasi dan menegadahkan tangan kepada Yang Maha Kuasa memohon ridha dan keagungannya agar operasi berjalan lancar dan ibu dan bayi dapat selamat.

Alhamdulillah tepat pkl. 23.30 tanggal 9 Juli 2008/kamis wage, anakku lahir dalam kondisi sehat walafiat. Terima kasih Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: